Today is my 12th day in 25!
Untuk pertama kalinya dalam 8 tahun, saya terlambat membuat catatan refleksi ulang tahun. Pekerjaan benar-benar menyerap seluruh energi dan konsentrasi saya. But being late is better than never right?
Hari ke 12 saya di usia 25 tahun. Siapa sangka ternyata usia 25 adalah usia ketika saya butuh liburan untuk kesehatan mental saya hanya untuk mengumpulkan uang untuk liburan berikutnya yang juga untuk menjaga kesehatan mental. Siapa sangka ini adalah usia dimana saya mulai benar2 menjaga jumlah gula, garam, dan kafein yang saya konsumsi tiap hari, berusaha olahraga minimal seminggu sekali, berusaha bahagia supaya tidak tekanan darah tinggi, usia untuk konsumsi hal-hal yang baik untuk kulit dan rambut guna menunda penuaan. Usia 25, oh how scary.
Kalau boleh di highlight, saya sangat stress tinggal di kota ini. Mall tidak pernah memukau buat saya. Belum lagi polusinya. Sepulang kantor seringkali hanya memejamkan mata untuk kembali ngantor pagi2. Berusaha memenuhi ekspektasi semua orang malah membuat saya sakit satu minggu penuh. Saya lelah sekali, dan diam2 menghitung kapan akan pensiun (baru juga resmi diangkat pns 4 bulan)
Saya rindu rumah. Setiap hari. Saya rindu bangun pagi melihat matahari terbit dari balik gunung. Saya rindu ayah, bunda, dan adik-adik saya. Saya rindu kota Malang dan seisinya, juga rindu Surabaya.
Saya juga rindu berdiskusi dengan anda. You're much like home to me. The fact that you're not with me, not at all, makes me feel pretty much homeless now.
However, I got a few of really good friends here. A solid support system to my soul. If it wasn't for the people I don't know what makes this city bearable.
Selamat menjalani usia 25 untuk saya. Semoga sehat selalu dan bahagia.
Semoga segera menemukan jalan pulang.
Hari ke 12 saya di usia 25 tahun. Siapa sangka ternyata usia 25 adalah usia ketika saya butuh liburan untuk kesehatan mental saya hanya untuk mengumpulkan uang untuk liburan berikutnya yang juga untuk menjaga kesehatan mental. Siapa sangka ini adalah usia dimana saya mulai benar2 menjaga jumlah gula, garam, dan kafein yang saya konsumsi tiap hari, berusaha olahraga minimal seminggu sekali, berusaha bahagia supaya tidak tekanan darah tinggi, usia untuk konsumsi hal-hal yang baik untuk kulit dan rambut guna menunda penuaan. Usia 25, oh how scary.
Kalau boleh di highlight, saya sangat stress tinggal di kota ini. Mall tidak pernah memukau buat saya. Belum lagi polusinya. Sepulang kantor seringkali hanya memejamkan mata untuk kembali ngantor pagi2. Berusaha memenuhi ekspektasi semua orang malah membuat saya sakit satu minggu penuh. Saya lelah sekali, dan diam2 menghitung kapan akan pensiun (baru juga resmi diangkat pns 4 bulan)
Saya rindu rumah. Setiap hari. Saya rindu bangun pagi melihat matahari terbit dari balik gunung. Saya rindu ayah, bunda, dan adik-adik saya. Saya rindu kota Malang dan seisinya, juga rindu Surabaya.
Saya juga rindu berdiskusi dengan anda. You're much like home to me. The fact that you're not with me, not at all, makes me feel pretty much homeless now.
However, I got a few of really good friends here. A solid support system to my soul. If it wasn't for the people I don't know what makes this city bearable.
Selamat menjalani usia 25 untuk saya. Semoga sehat selalu dan bahagia.
Semoga segera menemukan jalan pulang.




Komentar