mitreka satata
anda tahu apa artinya mitreka satata?itu adalah jargon sma saya,sma negeri 1 malang yang artinya sahabat yang setara dan sederajat.
dunia yang saya lihat akhir-akhir ini begitu lucu dan beragam.ada orang yang ingin diperhatikan,ada yang membangkang, ada yang sok, ada yang kasar, ada yang banyak omong tapo otak NOL besar, ada yang mencampuradukkan hal-hal yang tidak seharusnya dicampuradukkan, dan paling sedih ada juga yang munafik.
saya sendiri manusia yang mungkin memiliki satu atau beberapa sifat dari kriteria diatas.saya juga orang menyebalkan yang suka bikin orang lain sakit hati, dan saya juga orang yang punya mulut tapi tidak bisa menggunakannya di tempat dan saat yang tepat, tepat guna dan tujuan, serta efisien.
ya saya masih manusia seperti itu
sahabat yang setara dan sederajat.itu menandakan ada beberapa etika dalam pergaulan sosial yang harus kita penuhi sebagai manusia.beberapa yang kemudian saya garisbawahi adalah:
cobalah untuk tidak membandingkan penderitaan anda dengan penderitaan orang lain.itu tidak membuat anda nampak lebih keren, atau tidak akan membuat saya berlutut di hadapan anda lalu bersimpati.itu akan membuat saya muak karena anda egois, tidak serta merta memikirkan orang lain.ingat bahwa diantara penderitaan masih ada penderitaan lain yang lebih berat.camkan itu!
saya juga kemudian mencoba melihat dari prespektif orang lain, seperti saran seorang teman.toh kita ini tersusun dari miliaran sel berbeda, lalu bertemu dalam satu masa. pemikiran berbeda pasti akan menjadi suatu dinamika, lalu apa artinya? kita hanya harus memaknainya. apakah anda terus menerus menuntut akan pengertian, atau mungkin anda juga mau memahami pemikiran yang lainnya seperti yang saya kira saya sudah lakukan? atau anda hanya menuntut sepihak saja? lalu apa?
dan juga anda anda anda dan anda, bukanlah pihak-pihak yang memiliki otoritas untuk melakukan hal-hal dilurar koridor anda. anda bukan malaikat pembawa kebenaran yang turun dari surga untuk memberikan cahaya. saya tahu dan paham tujuan anda yang mengatasnamakan kebersamaan, tapi sayang tidak anda lakukan sebagaimana mestinya. anda bisa, dan saya tahu anda memang bisa melakukannya dengan lebih baik. bicara dengan baik selayaknya saudara, tapi sayangnya konsep ini kurang anda pahami. itu yang anda namakan persaudaraan? menghakimi orang lain tanpa bukti, dasar, dan alasan. atas nama kesenangankah?saya tidak habis pikir. jika anda menuntut sesuatu dari orang lain, maka pastikanlah dengan sempurna bahwa anda minimal sudah memenuhi tuntutan itu karena jika tidak, maka andalah yang akan malu.
dan yang pasti, jika anda merasa tidak mengerti apa-apa atau merasa otak anda nol besar, maka diamlah. proporsikan mulut dan suara anda pada tempatnya,dengan kata-kata yang menyenangkan bagi sesama. apalah untungnya melemparkan bola panas pada suatu kasus yang tidak anda pahami, apalagi dengan cara-cara yang tidak beretika.apa kata orang? apa kata orang tua anda?
saya kecewa.saya marah.saya sedih.saya merasa digeneralisasi kemudian dihakimi secara sepihak.
tapi jika anda sekalian mengerti dan kemudian merasa cara penyampaian sayapun tidak sebagaimana mestinya, maka gantilah semua kata anda dengan kita.
kita.ini kesalahan kita semua.
xaxaxoxo<3
dunia yang saya lihat akhir-akhir ini begitu lucu dan beragam.ada orang yang ingin diperhatikan,ada yang membangkang, ada yang sok, ada yang kasar, ada yang banyak omong tapo otak NOL besar, ada yang mencampuradukkan hal-hal yang tidak seharusnya dicampuradukkan, dan paling sedih ada juga yang munafik.
saya sendiri manusia yang mungkin memiliki satu atau beberapa sifat dari kriteria diatas.saya juga orang menyebalkan yang suka bikin orang lain sakit hati, dan saya juga orang yang punya mulut tapi tidak bisa menggunakannya di tempat dan saat yang tepat, tepat guna dan tujuan, serta efisien.
ya saya masih manusia seperti itu
sahabat yang setara dan sederajat.itu menandakan ada beberapa etika dalam pergaulan sosial yang harus kita penuhi sebagai manusia.beberapa yang kemudian saya garisbawahi adalah:
cobalah untuk tidak membandingkan penderitaan anda dengan penderitaan orang lain.itu tidak membuat anda nampak lebih keren, atau tidak akan membuat saya berlutut di hadapan anda lalu bersimpati.itu akan membuat saya muak karena anda egois, tidak serta merta memikirkan orang lain.ingat bahwa diantara penderitaan masih ada penderitaan lain yang lebih berat.camkan itu!
saya juga kemudian mencoba melihat dari prespektif orang lain, seperti saran seorang teman.toh kita ini tersusun dari miliaran sel berbeda, lalu bertemu dalam satu masa. pemikiran berbeda pasti akan menjadi suatu dinamika, lalu apa artinya? kita hanya harus memaknainya. apakah anda terus menerus menuntut akan pengertian, atau mungkin anda juga mau memahami pemikiran yang lainnya seperti yang saya kira saya sudah lakukan? atau anda hanya menuntut sepihak saja? lalu apa?
dan juga anda anda anda dan anda, bukanlah pihak-pihak yang memiliki otoritas untuk melakukan hal-hal dilurar koridor anda. anda bukan malaikat pembawa kebenaran yang turun dari surga untuk memberikan cahaya. saya tahu dan paham tujuan anda yang mengatasnamakan kebersamaan, tapi sayang tidak anda lakukan sebagaimana mestinya. anda bisa, dan saya tahu anda memang bisa melakukannya dengan lebih baik. bicara dengan baik selayaknya saudara, tapi sayangnya konsep ini kurang anda pahami. itu yang anda namakan persaudaraan? menghakimi orang lain tanpa bukti, dasar, dan alasan. atas nama kesenangankah?saya tidak habis pikir. jika anda menuntut sesuatu dari orang lain, maka pastikanlah dengan sempurna bahwa anda minimal sudah memenuhi tuntutan itu karena jika tidak, maka andalah yang akan malu.
dan yang pasti, jika anda merasa tidak mengerti apa-apa atau merasa otak anda nol besar, maka diamlah. proporsikan mulut dan suara anda pada tempatnya,dengan kata-kata yang menyenangkan bagi sesama. apalah untungnya melemparkan bola panas pada suatu kasus yang tidak anda pahami, apalagi dengan cara-cara yang tidak beretika.apa kata orang? apa kata orang tua anda?
saya kecewa.saya marah.saya sedih.saya merasa digeneralisasi kemudian dihakimi secara sepihak.
tapi jika anda sekalian mengerti dan kemudian merasa cara penyampaian sayapun tidak sebagaimana mestinya, maka gantilah semua kata anda dengan kita.
kita.ini kesalahan kita semua.
xaxaxoxo<3


Komentar