loser

loser.

itu lagu yang jadi alarm saya,sampe saya benci sendiri sama lagu itu.tiap bangun pagi-pagi udah kalimat loser perloseran yang saya dengerin.

loser.

itu sempat saya rasain 2 taun.yang jadi status galau saya tiap hari.

loser.

yang bikin satu kegagalan terus saya bikin periodisasi dari kegagalan ini berujung ke itu itu itu itu.kapan saya menang?dan itu dengan hebatnya ditebak alan waktu istirahat.saya merasa ditelanjangi.

loser.
yang bikin saya semangat ikutan olimpiade, bikin film kelas, ngonsep acara seni, ngedit buku tahunan, dan berusaha eksis se eksis eksisnya hanya demi sebuah penghargaan.dan entahlah apakah itu sudah cukup.

loser.
dan saya utopis.saya samakan hidup ini dengan buku pkn,andai saya baca buku morgenthau waktu sma dulu.etika politik memang tidak perlu berjalan selaras dengan etika pribadi.

loser.
sudah 6 bulan saya di tempat baru, semua berusaha saya lupakan.but scars remain scars.whatever the form is.

afrika.
dan itulah alasan saya disini sebenarnya.



Soy un perdedor
I’m a loser, so why don’t you kill me?
-loser by beck-

Komentar

Postingan Populer